Skip navigation

Dosen : Gun-Gun Haryanto

Mata Kuliah : Komunikasi Politik

A. Pendahuluan

Komunikasi politik sekarang telah mengalami perkembangan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membantu perkembangan komunikasi politik. Tidak hanya secara konvensional dengan cara bertemu langsung dengan cara face to face tetapi banyak cara yang dapat digunakan, Salah satunya menggunakan media internet.

Beberapa layanan yang ada seperti e-mail, internet, teleconference, net-meeting, memberikan kemudahan dalam berkomunikasi politik dari bertemu secara langsung menjadi tanpa terbatas jarak. Ruang cyber memberikan inovasi berkomunikasi dan memperoleh informasi, hal ini sedikit menggeser keberadaan media cetak.

Ruang lingkup yang luas membuat new media seakan tidak mempunyai lingkup yang terbatas. Hal ini memungkinkan orang dapat saling berhubungan melalui computer dan internet. Adanya New media memberikan ruang atau cara berkomunikasi politik baru. Tanpa adanya kendali kekuasaan tertentu, karena bersifat terbuka, new media lebih dianggap demokratis.  Tujuan utama dari new media adalah transparansi di segala bidang, terutama di bidang pemerintahan. Dengan demikian, partisipasi politik masyarakat akan lebih tinggi karena pemerintah semakin terbuka untuk mengkomunikasikan seluruh kebijakannya pada masyarakat.

B. Kasus

Pada pertengahan kepemimpinan kepresidenan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2009-2014 banyak berita-berita atau informasi yang diterima oleh masyarakat dan media massa dengan sumber hanya dari twitter.com atau facebook.com, makin berkembangnya zaman dan lebih menggegerkan pemerintahan SBY adalah sekarang sumber-sumber yang dipakai oleh journalis adalah sangat simple yaitu dengan Blackberry Masengger (BBM) yaitu layanan prabayar dari vendor produk handphone blackberry.

Dari yang urusan negara sampai urusan partai, mungkin perubahan arus informasi dan produknya ini sebagai boomerang bagi pemerintah sendiri. tidak adanya verifikasi yang jelas, cepat dan tepat bagi arus media sendiri, sedihnya lagi Menteri Komunikasi Informasi (menkominfo) sering atau lebih bisa dibilang suka mengekspresikan hatinya atau memberi statement di ranah dunia maya ini. Oleh dari itu new media sendiri telah masuk di berbagai sendi kehidupan politik Indonesia. Ini adalah sebagian kasus-kasus dan artikel yang diakibatkan oleh komunikasi politik yang menggunakan new media sebagai sarana komunikasinya:

Inilah Isi SMS / BBM dari M. Nazaruddin Dari Singapura

Diambil dari website: http://www.sumbawanews.com/berita/nasional/inilah-isi-sms-bbm-dari-m.-nazaruddin-dari-singapura.html

Jakarta, Sumbawanews.com.- Belum lama M. Nazaruddin berada di Singapura, kini muncul SMS dan BBM yang mengatasnamakan Nazaruddin. SMS / BBM tersebut berasal dari nomor +65843939**. Sumbawanews mencoba menghubungi nomot HP tersebut ternyata tidak aktif.

Berikut isi SMS dan BBM yang marak beredar sejak Sabtu (28/5) kemarin.

“Demi Alloh, Saya M Nazaruddin telah dijebak, dikorbankan dan difitnah. Karakter, karier, masa depan saya dihancurkan. Dari Singapore saya akan membalas. Saya akan bongkar skandal sex sesama jenis S** dgn Daniel S** dan Mega korupsi Bank Century, korupsi Andi Malaranggeng dalam Wisma Atlit, Manipulasi data IT 18 juta suara dlm Pemilu oleh Anas Urbaningrum dan Andi Nurpati. Mohon doa dan dukungan. Wasallam.”

 Sementara itu, masalah SMS itu kepolisian perlu mempelajari asal-usul SMS untuk mengetahui keaslian dari sumber yang benar,” kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar seperti dilansir oleh Detik.com.

Boy mengimbau bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan atas SMS tersebut agar melapor ke Mabes Polri. Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Bila dilaporkan akan ditindaklanjuti,” imbuhnya. (sn01)

Tidak henti-hentinya M.Nasarudin menggunakan BBM untuk menguak borok teman satu partainya kalau kita membaca artikel ini:

BBM Nazaruddin Ungkap Keterlibatan Andi Mallarangeng Soal Suap.

Diambil dari website: http://banjarmasin.tribunnews.com/read/artikel/1970/1/1/91029/BBM-Nazaruddin-Ungkap-Keterlibatan-Andi-Mallarangeng-Soal-Suap

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Dugaan keterlibatan Menteri Pemuda dan Olahraga dalam kasus suap pembangunan Wisma Atlet terus dikuak. Setelah kubu Sesmenpora Wafid Muharam, kini giliran mantan bendahara partai Demokrat M Nazaruddin yang mengungkap peranan Andi di balik kejahatan korupsi dalam proyek SEA Games itu.

Menurut Nazaruddin, panggilan akrabnya, Andi turut terlibat dalam pertemuan yang akhirnya menyepakati pengajuan usulan penambahan anggaran untuk kegiatan Sea Games. Usulan itu nantinya akan diajukan ke Komisi X DPR untuk dikaji.

Menurutnya, pertemuan berlangsung di sebuah restoran Jepang di Hotel Arcadia sekitar minggu ketiga bulan Februari 2010. Selain Andi, hadir dalam pertemuan Angelina Sondakh, Mirwan Amir, Mahyudin, dan Sesmenpora Wafid Muharam.

“Dan ada satu deputi yang baru dilantik Andi M. Beliau bekas dari salah satu direktur di istana, namanya saya lupa,” kata Nazaruddin melalui blackberry messenger (BBM), Kamis (7/7/2011).

Pertemuan ini sendiri, ujar Nazar, merupakan kelanjutan dari dua pertemuan berikutnya yang salah satunya juga dihadiri Andi Mallarangeng. Pertemuan yang dimaksud Nazar adalah pertemuan antara dirinya, Andi Mallarangeng, Mahyudin dan Angelina Sondakh di lantai 10 Gedung Kemenpora. Dalam pertemuan itu, Andi, diakui oleh Nazaruddin, turut memperkenalkan Wafid kepada dirinya dan Angelina serta Mahyudin.

Ihwal pertemuan ini, sudah diungkap oleh kubu Wafid. Sayangnya, Wafid melalui penasihat hukumnya Erman Umar mengaku tak tahu materi pembicaraan keempatnya kala itu.
“Dalam pertemuan itu Andi mengajukan permohonan anggaran Rp 2,3 triliun untuk membantu anggaran sarana prasarana Sea Games dan percepatan fasilitas. Andi memanggil Wafid dalam pertemuan itu supaya membantu Angelina dan kawan-kawan. Itu perintah Andi ke Wafid,” jelasnya.

Pertemuan pertama ini kemudian berlanjut pada pertemuan kedua yang berlangsung pada awal Februari 2010. Disebutkan, Andi tak ikut dalam pertemuan kedua ini. Yang hadir justru Anas Urbaningrum yang kala itu masih menjabat sebagai Ketua Fraksi DPR. Selain Anas dan dirinya, pertemuan itu juga dihadiri Wafid, Angelina, Mirwan Amir, dan Mahfud, seorang pengusaha yang merupakan teman Anas.

“Pertemuan itu membicarakan teknis soal proyek, diantaranya proyek Ambalang senilai Rp 1,2 triliun, Rp 75 miliar untuk proyek alat bantu olaraga, dan termasuk Rp 200 miliar pembangunan Wisma Atlet di Palembang dan Rp 180 miliar pembangunan sarana prasarana atlet di Jawa Barat,” ucapnya.

Pertemuan kedua inilah, yang kemudian, ujar Nazar, berlanjut ke pertemuan ketiga di sebuah restoran Jepang di Arcadia. “Dalam pertemuan itu di sepakati usulan Menpora semua tentang kekurangan anggaran untuk sarana prasarana penyelenggaraan Sea games. Untuk dianggarkan di APBN-P 2010 dan APBN 2011. Kita sepakati urusan teknis. Nanti yang menjalankan antara Wafid dan Angelina  dan Mirwan Amir, yang mana pembagiannya, soal anggaran akan di atur oleh Mirwan Amir dari pimpinan Banggar besar dan soal pengusaha akan di atur oleh Angelina. Begitu ceritanya,” paparnya.

Ihwal keterlibatan Nazar dalam pengajuan usulan penambahan anggaran untuk Kemenpora terkait penyelenggaraan Sea Games sendiri sudah pernah diungkapkan eks penasihat hukum Mindo Rosalina Manulang yaitu Kamaruddin Simanjuntak.

“Inisiatif dari Nazaruddin. Dia kerjasama dengan anggota dewan komisi X. Mereka saling bahu membahu untuk menambah anggaran,” katanya beberapa waktu lalu.

Untuk penyemangat Komisi X membahas dan menyetujui usulan penambahan anggaran itu, jaringan ini menggandeng PT Duta Graha Indah Tbk. Perusahaan yang dikomisarisi Sandiaga S Uno itu, berperan sebagai penyedia uang suplemen bagi Komisi X.

Kamaruddin menjelaskan, Komisi X sendiri meminta uang suplemen sebesar Rp 5 miliar. Namun, PT Duta Graha Indah hanya menyanggupi Rp 3,2 miliarnya. Uang itu, diantarkan mereka kepada Wafid dalam bentuk tiga lembar cek. “Jadi (tiga lembar cek senilai Rp 3,2 miliar itu) bukan untuk pak Wafid,” tuturnya.

Dia menambahkan, PT Duta Graha Indah Tbk dapat terseret dalam jaringan mafia ini, karena rekomendasi dari Nazaruddin. “Yang rekomendasikan DGI (PT Duta Graha Indah Tbk) ke Wafid si Nazaruddin. Saat pertemuan di restoran (Nipon Kan Hotel Sultan) di Senayan,” imbuhnya. Sebagai imbalan bagi PT Duta Graha Indah Tbk, perusahaan itu pun dimenangkan dalam tender proyek pembangunan Wisma Atlet untuk pelaksanaan Sea Games di Palembang, Sumatera Selatan.

Rosa, menurut Agus Condro juga pernah bercerita hal yang sama. “Rosa ini cerita, ini untuk dikasih ke gedung sebelah. Ada permintaandari gedung sebelah (sebelah gedung Kemenpora yaitu Gedung DPR-red). Ada koordinatornya kok. Koordinator gedung sebelah (DPR) yang bagianmenerima. Untuk apa? Ya supaya mempercepat turunnya anggaran,” ujarnya. Adapun koordinator yang disebut-sebut dimaksud Agus adalah I Wayan Koster, anggota Komisi X DPR dari PDI P.

Pada salah satu kesempatan sekertaris kabinet Dipo Alam menyayangkan bahwa pers sangat rawan atas isu-isu sensitive yang belum tentu kebenarannya sehingga dikatakan bahwa pers harusnya tidak bisa mempercayai seratus persen BBM atau SMS yang masuk kepada media, karena bisa saja itu hanya untuk menggembosi salah satu pihak saja, sehingga harusnya tugas para jurnalis adalah mengintesvigasi penemuannya secara serius dan di verifikasi lebih dahulu. Dalam suatu artikel dipo alam memberi0 penjelasannya sebagai berikut:

Sebaiknya Verifikasi, SMS, BBM dan Twitter Bisa Dicatut

Sumber Artikel: http://www.politikindonesia.com/index.php?k=politik&i=24179-Sebaiknya%20Verifikasi,%20SMS,%20BBM%20dan%20Twitter%20Bisa%20Dicatut

PolitikindonesiaMeskipun BBM (blackberry messenger) dan sms (short message service) bisa menjadi sumber berita, tetapi seharusnya media melakukan verifikasi terlebih dahulu. Apakah pesan itu dikirim orang yang sebenarnya. Pasalnya, BBM, sms maupun twitter bisa saja dibajak orang lain.
Demikian dikemukakan oleh Sekretaris Kabinet Dipo Alam kepada pers di Jakarta, Rabu (13/07). “SMS, BBM, Twitter bisa dicatut. Buktinya akun twitter @dipoalam46 itu palsu. Itu bukan punya saya, tapi seolah-olah saya yang berkicau di situ,” katanya.
Komentar Dipo tersebut menanggapi pernyataan sejumlah pihak bahwa pers bisa menulis berita berdasarkan SMS dan BBM. Dipo berharap semua pihak, termasuk media, Dewan Pers, dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), juga mempertimbangkan faktor.
Dikatakan Dipo, adalah hak media untuk mendapatkan berita dari mana saja dan dari sumber apa saja. Namun, dia juga tahu bahwa kewajiban pertama dari wartawan itu adalah menyajikan kebenaran. “Saya hanya mengingatkan bahwa BBM, SMS, twitter bisa dipalsukan dan disalahgunakan.”

Supaya media tidak menjadi kuda tunggangan dari pihak-pihak yang ingin menyalahgunakan kebenaran, seperti orang yang mengatasnamakan dirinya di akun twitter @dipoalam46, sebaiknya media melakukan verifikasi, cek, dan recek.
“Saya sering dengar orang bilang pers itu wajib tabayun. Sudah tabayun-kah bbm dan SMS itu betul-betul dikirim oleh Nazarudin? Kalau tidak yakin itu dari narasumber yang sebenarnya, untuk apa disiarkan?” ujar Dipo mempertanyakan.
Dipo menyampaikan contoh. Ia sendiri pernah menjadi korban dari pencatutan. Dalam berbagai kesempatan Dipo menyatakan akun twitter @dipoalam46 bukanlah miliknya. Ia menduga akun itu dioperasikan orang yang pernah bertugas di pemerintahan dan DPR.
Pemalsu menggunakan nama, jabatan, dan gambar Dipo Alam untuk berkisah di dunia maya mengenai apa saja atau mengomentari apa saja. Tidak sedikit orang percaya yang berkisah di @dipoalam46 adalah Dipo Alam yang sebenarnya.
Dipo yang merasa sangat dirugikan akhirnya protes ke pengelola twitter di Amerika Serikat. Ia sampaikan bahwa pemalsuan akun twitter itu sudah masuk ranah pidana dan melakukan pembunuhan karakter terhadap dirinya. Dipo memberi contoh saat sedang ramai-ramainya masalah sms ancaman dari orang yang mengatasnamakan Nazaruddin dari Singapura, akun @dipoalam46 sempat bersahut-sahutan dengan akun twitter Indra Pilliang yang mengaku orang pertama yang menerima SMS “Nazaruddin” tersebut.
“Saya tidak tahu apakah akun @indrapilliang itu juga dipalsukan. Yang jelas saya tidak kenal secara pribadi dengan orang yang namanya Indra Pilliang dan saya tidak punya akun twitter apapun. Tapi di twitter bersahut-sahutan,” cerita Dipo.
Setelah protes tersebut, pengelola twitter telah dihapuskan terhitung mulai 28 Juni 2011. Terkait dengan fakta tersebut, Dipo yakin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak bermaksud menyalahkan pers. “Presiden sebagaimana juga saya, hanya mengingatkan kalau SMS, BBM, twitter bisa dicatut dan dipalsukan,” pungkas dia.

(aan/rin/kap)

Adapun aksi-aksi para menteri yang menjadi idola atau ditunggu-tunggu statementnya di jejaring sosial Twitter.com yang sangat sering sekali dan eksis. Sampai-sampai salah satu portal berita nasional pun memberi julukan menteri terpopuler di jejaring sosial, dan sebagai berikut  artikelnya:

Tifatul Menteri RI Terpopuler di Jejaring Sosial.

Sumber artikel: http://www.metrotvnews.com/metromain/news/2011/07/19/58292/Tifatul-Menteri-RI-Terpopuler-di-Jejaring-Sosial

Metrotvnews.com, Jakarta: Tidak salah jika Tifatul Sembiring menjabat menteri komunikasi dan informasi akhirnya mausk dalam jajaran terpopuler di jejaring media sosial papan atas, seperti Twitter, Facebook, maupun Youtube.

Dalam Famecount.com, situs pemeringkat pengguna jejaring media sosial, menempatkan Tifatul di posisi 24 terpopuler di jejaring media sosial. Menteri asal Partai Keadilan Sosial ini memiliki 237.281 pengikut di Twitter dan 207.219 penggemar di Facebook.

Dibanding di Facebook, popularitas Tifatul di Twitter cukup melesat dibanding tokoh politik di Indonesia. Setiap hari rata-rata Tifatul mendapat 286 pengikut baru.

Lantas siapa tokoh politik yang paling populer di dunia? Presiden AS Barrac Obama masih bertahan menduduki peringkat teratas, baik mingguan maupun bulanan, bahkan setahun ini.

Obama yang sempat sekolah di Indonesia ini memiliki 9.152.189 pengikut di Twitter; 22.056.631 penggemar di Facebook; dan 162.701.678 penonton di Youtube.

Tokoh dunia lain yang membayangi Obama adalah Dalai Lama dengan 2.040.143 pengikut di Twitter, 1.784.182 penggemar di Facebook, dan 981.365 penonton di Youtube.(MI/DSY)

Tidak hanya di Indonesia saja dampak dari New Media sangat terasa di luar negeri apalagi diranah perubahan sosial dan kehidupan komunikasi politiknya, dimana terjadi didaerah timur tengah yang dimana pemimpinnya telah memimpin puluhan tahun yang dimana reformasi atau keterbukaan informasi publik terhadap pemerintah tidak ada.

Gejolak politik dan sosial di kawasan Timur Tengah yang melanda seluruh negara Arab menjadi bukti nyata bagaimana perilaku elite di sejumlah negara bangsa ini satu per satu tumbang berhadapan dengan jejaring sosial digital yang sangat krusial menentukan jalannya masa depan. Aplikasi seperti Facebook dan Twitter menghasilkan amuk massa melalui jaringan digital. Sebuah amuk massa jenis baru yang mampu mengorganisasi menyatukan jutaan orang mengukir sejarah dunia. Ini terbukti di Tunisia dan Mesir, dan akan tetap membuktikan diri di Bahrain, Libya, Iran, maupun beberapa negara Arab lain.

Perubahan sosial secara radikal yang membawa rakyat negara-negara Arab ke jalanan menuntut para pemimpinnya yang korup dengan kekuasaan yang berkepanjangan telah menjadikan kemajuan teknologi komunikasi informasi, termasuk ponsel dan SMS, sumber inspirasi dan penggerak yang luar biasa. Ketika jejaring sosial digital disensor dan diputus, jaringan seluler dimatikan, muncul upaya lain untuk ikut menentukan dan memengaruhi gagasan pemikiran baru sebagai alternatif terhadap kekuasaan.

C. Analisis

1. Bentuk-bentuk  media massa

  1. Surat kabar

Menurut agee secara kontemporer surat kabar memiliki tiga fungsi utama dan fungsi sekunder. Fungsi utama media adalah:[1]

  1.  To inform
  2. To comment
  3. To provide (menyediakan keperluan informasi bagi pembaca yang membutuhkan barang dan jasa melalui pemasangan iklan.

Sedangkan fungsi sekundernya media adalah

  1. Untuk kampanye proyek-proyek yang bersifat kemasyarakatan
  2. Memberikan hiburan kepada pembaca.
  3. Melayani pemaca sebagai
  1. Majalah

Menurut Dominick, klasifikasi majalah dibagi kedalam lima kategori  utama, yakni:[2]

  1. General consumer magazine (majalah konsumen umum)
  2. Business publication (majalah bisnis)
  3. Literacy reviews and academic journal (kritik sastra dan majalah ilmiah)
  4. Newsletter (majalah khusus terbitan berkala)
  5. Public relation magazine (majalah humas)
  1. Radio siaran

Sebelum tahun 1950, ketika televise menyedot banyak perhatian khalayak radio, bayak orang memperkirakan bahwa radio siaran berada diambang kematian. Radio adalah media massa elektronik tertua dan sangat luwes. Selama hampir  satu abad lebih keberadaannya, radio siaran telah berhasil mengatasi persaingan keras dengan bioskop, rekaman kaset, televise, televise kabel, electronic games dan personal casset player.[3]

Dalam membicarakan radio siaran, kita perlu mengetahui secara sekilas sejarah radio siaran ditempat lahirnya, yakni amerika serikat dan  inggris. Radio siaran. Radio siaran sebagai alat komunikasi ditemukan setelah mesin cetak ditemukan. Donald McNicol dalam bukunya Radio’s Conquest of space menyatakan bahwa “terkalahnya”ruang angkasa oleh radio siaran dimulai pada tahun 1802 oleh Dane dengan ditemukannya suatu pesan  (message) dalam jarak pendek dengan menggunakan alat sederhana berupa kawat beraliran listrik.

  1. Televisi

Dari semua media komunikasi yang ada, televiselah yang paling berpengaruh pada kehidupan manusia. 99% orang amerika memiliki televise di rumahnya.tayangan televise mereka dijejali  hiburan, berita dan iklan. Mereka menghabiskan waktu menonton televise sekitar tujuh jam dalam sehari.

Televisi mengalami perkembangan secara dramatis, terutama melalui pertumbuhan televisikabel. Transmisi program televise kabel menjangkau seluruh pelosok negeri dengan bantuan satelit dan diterima langsung pada layar televise dirumah dengan menggunakan wire atau microware (wireless cables) yang membuka tambahan saluran televise bagi pemirsanya.

Menurut catatan Agee, siaran percobaan televise di amerika serikat dimulai pada tahun 1920-an. Para ilmuwan terus mngembankan teknologi komunikasi dalam bentuk televise. Antara tahun 1890 dan 1920, sekelompok ilmuuwan inggris, perancis, rusia dan jerman menyarankan pengembangan teknik-teknik transmisi gambar televise. John L.Baird, sebagai penemu dari skotlandia, memeragakan pertama kali teknologi gambar hidup televise dilondon tahun 1926.[4]

2. gagasan Mcluhan tentang media baru

Tulisan Mc luhan adalah sumber gagasan yang kaya untuk melakukan riset tentang media baru. Gagasan inti Mc luhan bahwa the medium is the massage  dapat diaplikasikan pada internet atau pada bentuk-bentuk khusus worl wide web, seperti situs berita online.[5]

Lebih luas lagi banyak tulisan Mcluhan berhubungan denagn dampak psikologis dan cultural media baru. Riset seperti yang dilakukan Sherry Turkle tentang cara computer merevisi perasaan kita terhadap diri kita sendiri dan cara web mengubah identitas seseorang mengikuti gagasan Mcluhan.

Gagasan Mcluhan tentang “Desa Global” tampaknya semakin dekat pada realitas dengan internet . berbagai  pertanyaan menarik tentang seperti apa bentuk dea global ini dapat disinggung oleh para peneliti. Gagasan mcluhan munculnya hypertext, kita tidak lagi terbatas pada model teks linier yang dikatakan oleh McLuhan sebagai fitur dasar buku-buku dan bentuk cetakan yang lebih kuno lainnya.[6]

3. Karakteristik dari new media menurut Feldman :[7]

  1. media baru mudah dimanipulasi. Hal ini sering kali mendapat tanggapan negatif dan menjadi perdebatan, karena media baru memungkinkan setiap orang untuk memanipulasi dan merubah berbagai data dan informasi dengan bebas.
  2. media baru bersifat networkable. Artinya, konten-konten yang terdapat dalam media baru dapat dengan mudah disharedan dipertukarkan antar pengguna lewat jaringan internet yang tersedia. Karakteristik ini dapat kita sebut sebagai kelebihan, karena media baru membuat setiap orang dapat terkoneksi dengan cepat dan memberi solusi terhadap kendala jarak dan waktu antar pengguna.
  3. media baru bersifat compressible. Konten-konten yang ada dalam media baru dapat diperkecil ukurannya sehingga kapasitasnya dapat dikurangi. Hal ini memberi kemudahan untuk menyimpan konten-konten tersebut dan men-sharenya kepada orang lain.
  4. media baru sifatnya padat. Dimana kita hanya membutuhkan spaceyang kecil untuk menyimpan berbagai konten yang ada dalam media baru. Sebagai contoh, kita hanya memerlukan satu PC yang terkoneksi dengan jaringan internet untuk dapat menyimpan berbagai informasi dari berbagai penjuru dunia dalam PC tersebut.
  5. media baru bersifat imparsial. Konten-konten yang ada dalam media baru tidak berpihak pada siapapun dan tidak dikuasai oleh segelintir orang saja. Karena itulah media baru seringkali disebut sebagai media yang sangat demokratis, karena kapitalisasi media tidak berlaku lagi. Setiap orang dapat menjadi produsen dan konsumen secara bersamaan dan setiap pengguna dapat berlaku aktif disana.

Media baru dan teknologi komunikasi baru yang diterapkan secara meluas didukung oleh teori determinasi teknologi media, yang member nilai positif pada maksimal penggunaannya, terutama yang bersifat interaktif, seperti facebook dan twitter. Sebenarnya tidak banyak hal baru dalam teori determinisme, hanya saja teori itu disodorkan dengan mempertimbangkan kemungkinan keuntungan ekonomi. Implikasi normatifnya (yang ditampakan jelas) terletak pada tingginya nilai yang diberikan pada perubahan, kebauran, keanekaragaman, mobilitas, dan individualism.[8]

New media sebagai perkembangan dari teknologi media massa implikasinya sangat berpengaruh dalam sendi-sendi masyarakat, kehidupan sosial-budaya, dan cara berkomunikasi politik, sehingga banyak alternative saluran untuk berekspresikan sesuatu. Dalam hal ini dalam berpolitik, new media sudah tidak lazim lagi dipakai oleh apratur negara, politisi, cendekiawan, ataupun presiden sendiri. Dalam hal ini new media sering sekali dipakai sebagai media kampanye bagi partai politik pada saat musim pemilihan umum.

Tetapi new media sendiri pada saat ini adalah sebagai gerakan politik bawah tanah, yaitu sebagai tempat berkumpul, menuangkan ide sebuah pergerakan, dan sebagai tempat rapat dadakan. Sehingga perkembangan ini bisa saja berdampak positif dalam hal keterbukaan public. Disini produk-produk dari new media bisa dipakai oleh siapa saja dan tanpa batas, dari kalangan menegah keatas sampai kalangan menegah ke bawah. Mereka pengguna produk new media bisa bekerja dari rumah tanpa pergi kemana-mana dan bisa mengajak massa yang cukup besar untuk mendukung sebuah isu yang sedang hangat, seperti yang dilakukan di negara Mesir yang dimana pergerakan revolusi di Mesir berawal dari jejaring sosial Facebook, yang dimana mereka berkonsolidasi dan merapatkan barisan satu dengan yang lainnya di jejaring sosial facebook, yang akhirnya dimana pemerintahan waktu rezim itu berlangsung jaringan internet pun akhirnya ditutup agar tidak bisa mendapatkan informasi antara pengguna jejaring sosial, walaupun pada akhirnya pemerintahan mesir itu runtuh juga oleh rakyatnya sendiri.

New media sendiri bisa jadi sebagai alat pembuktian dalam suatu perkara yang sedang di usut oleh penegak hukum, sehingga sebetulnya dampak positif ini bisa kita manfaatkan sebesarbesarnya dalam kehidupan kita sehari-hari.

Dalam sisi positif new media banyak juga sisi negativ new media itu sendiri, dimana tiap user bisa bebas mempergunakan apa saja dari produk new media itu sendiri. Sisi negative ini juga bisa saja menjadi boomerang bagi penggunanya sendiri, seperti contoh dalam kasus M Nazarudin yang dimana dia terus-menerus memberi pesan singkat melalui BBM-nya dia kepada pihak media dan masyarakat luas, kicauan-kicaun nazarudin ini sendiri malah menjadi boomerang kepada dirinya sendiri karena dia telah mencemarkan nama baik berbagai nama yang ada pada partai demokrat, walaupun pada pesan BBM itu dia telah memperinci kasus yang membelit berbagai pejabat teras partai demokrat, tetapi lama-kelamaan kicauan M. Nasarudin ini tidak jauh bedanya bagai cerita saur sepuh yang dimana ceritanya sangat seru tetapi tidak ada bukti hukum yang bisa diperiksa karena M. Nazarudin sendiri berada di negara Singapura. Sehingga percuma saja BBM-BBM-annya dari singapura karena tidak adanya bukti hukum, sehingga percuma saja M.Nazarudin membongkar kasus seskemenpora, dan politik uang di DPR yang melibatkan para rekannya yang sesama partai Demokrat. Walaupun BBM ini mungkin asli dari M Nazarudin, tetapi belum ada perangkat hukum yang bisa menyatakan sahnya penyataan dari pesan elektronik, inilah sisi negatif atau kelemahan dari media baru yang berkembang di masyarakat kita. Perlu adanya verifikasi lebih lanjut apa bila adanya pernyataan fakta-fakta hukum yang dilontarkan melalui produk new media.

D. Penutup

New media sendiri banyak mendukung aktivitas manusia sehari-hari. Dari segi ekonomi, politik, pendidikan bahkan kesehatan, sehingga new media ini sebetulnya banyak manfaatnya. Bahkan dalam bukunya Denis McQuail new media bisa menjadi sebuah ideology. New media sendiri akhir-akhir ini sering menjadi alat pergerakan dan pergolakan politik di berbagai negara.

Terlepas dari itu semua para pengguna harus lebih arif dalam menggunakan new media ini, harus adanya literacy media dalam masyarakat kita ini, karena arus informasi yang diproduksi oleh new media ini sangat terasa sekali dalam kehidupan masyarakat.

Pergolakan dan pergerakan politik ini sendiri adalah hasil dari pemakaian produk-produk dari new media, yang dimana akan menghasilkan dampak yang positif bagi kehidupan berpolitik dan bisa berdampak negative, sehingga harus adanya investigasi dan verifikasi yang valid dalam menerima informasi dari produk-produk new media ini.

Bagaimana orang bisa menuduh begitu saja orang lain, atau memberi statement yang belum tentu benar kebenarannya. Karena penggunaan media ini tidak seperti penggunaan media yang tradisioanl, seseorang bisa saja berkomunikasi tanpa bertemu langsung ke orang yang sedang diajak berkomunikasi, sehingga rentan sekali pemalsuan atau penduplikatan informasi.

Daftar pustaka:

  1. Ardianto elvinaro, lukita komala, siti karlinah. Komunikasi Massa (suatu Pengantar). Simbiosa rekatama Media.  Bandung:  2007.
  2. Severin  J.Werner, James tankard. Teori Komunikasi  (sejarah, metode, dan terapan didalam media masa), kencana prenada media group, Jakarta, 2009.
  3. Lutviah,  Media baru (apa dan bagaimana),  resume kuliah umum Komunikasi massa, universitas paramadina.
  4. McQuail Denis, Teori Komunikasi massa (sebuah pengantar), Erlangga, jakarta, 1996.

[1] Ardianto elvinaro, lukita komala, siti karlinah. Komunikasi Massa (suatu Pengantar). Simbiosa rekatama Media.  Bandung:  2007. Hal:104

[2] Ibid Hal:115

[3] Ibid Hal:123

[4] Ibid Hal:124

[5] Severin  J.Werner, James tankard. Teori Komunikasi  (sejarah, metode, dan terapan didalam media masa), kencana prenada media group, Jakarta, 2009. Hal:458

[6] ibid. Hal:458

[7] Lutviah,  Media baru (apa dan bagaimana),  resume kuliah umum Komunikasi massa, universitas paramadina, hal: 1-2.

[8] McQuail Denis, Teori Komunikasi massa (sebuah pengantar), Erlangga, jakarta, 1996. Hal: 283

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: